Pedantic Bastard

28 Jan 2009

Reply vs. Replay

Filed under: English — by ronny @ 4:36 pm

Kalo mau tau perbedaan artinya, bukalah kamus yah. Kali ini gua cuma mau ngomongin perbedaan pronunciationnya aja.

Supaya gak bingung, pake “replay” sebagai patokan. Kata dasarnya adalah “play” dan kita (biasanya) tidak ada masalah dengan pronunciationnya “play”. Hint: it rhymes with “gay”. Jadi tinggal ditambah “re-” aja di depannya. Gampang kan? Jadi bacanya (kalo ditulis pake Bahasa Indonesia) jadi “ri-plei”, jangan sampe dibaca “ri-plai”.

Kalo udah tau cara mengucapkan “replay”, maka yang “reply” jadi lebih gampang. Bacanya “ri-plai”, bukan “ri-plei”.

18 Jan 2009

Kencing! …

Filed under: English — by ronny @ 9:00 am

… Begitu seruan “Piss!” itu berbunyi kalo diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Padahal yang dimaksud adalah “Peace!”

Mungkin seruan “piss!” ini sering diucapkan oleh orang yang sama dengan yang sering mengucapkan “dung” untuk “dong”, dan menyingkat “ass.” untuk “assalamualaikum”. Klop dah! Kencing, tai, dan pantat.

Mudah2an ntar nama anaknya gak punya arti jelek dalam bahasa lain.

17 Jan 2009

Thank God!

Filed under: English — by ronny @ 9:00 am

Most likely yg sering dimaksud adalah “Thank God!”, bukan “Thanks, God.”

Seruan “Thank God!” ditujukan kepada orang lain, bukan kepada Tuhan. Nadanya adalah setengah mengajak dan setengah menyatakan. Mirip “God be praised!” atau “Terpujilah Tuhan!” (yang dua terakhir ini tidak banyak unsur mengajaknya sih, tapi lebih ke pernyataan atau ungkapan perasaan syukur).

Sedangkan ucapan “Thanks, God.” adalah ucapan yang ditujukan langsung kepada Tuhan, misalnya ketika kita sedang berdoa (berdoa = berbicara langsung dengan Tuhan, kan?).

(Thanks to ndari for the suggestion.)

16 Jan 2009

Koneksitas?

Filed under: Indonesia — by ronny @ 3:52 pm

Kata “koneksitas” lumayan sering saya dengar, contoh terakhirnya ada di artikel Kompas ini.

koneksitas-kompas

Sepertinya kata “koneksitas” ini adalah made-up word. Orang kita kan paling pintar berasumsi dan mengarang2 sendiri. Hehehe.

Kata yang pasti ada itu adalah koneksi dan konektivitas. Keduanya sama2 noun (kata benda), tapi rupanya ada yg ngerasa kalo kadar kekatabendaan dari kata koneksi masih kurang, jadi ditambah akhiran “-itas” lagi biar makin mantep. Atau penulisnya bingung antara “koneksi” dan “konektivitas”, jadi digabung aja biar adil.

Kedua kata tersebut punya arti sedikit berbeda walaupun sama2 kata benda. Dalam kasus artikel Kompas di atas, kata yang seharusnya dipake adalah “koneksi”. Artinya kurang lebih sepadan dengan “hubungan”, sama dengan bahasa Inggrisnya, yaitu “connection”. Sedangkan kata “konektivitas” punya arti yang sama dengan “connectivity”, yaitu berkaitan dengan keterhubungan atau status koneksi.

Powered by WordPress.com